Resume Mata Kuliah Ekologi Laut Tropis

Kepustakaan :
Aufa Fadhli Pratomo.2010.Resume Mata Kuliah Ekologi Laut Tropis.https://aufafadhli.wordpress.com/2010/04/14/resume-mata-kuliah-ekologi-laut-tropis/

Ekologi pertama kali diperkenalkan oleh Haeckel pada tahun 1860an. Istilah ekologi berasal dari kata “oikos” yang berarti rumah dan “logos” yang berarti ilmu. Jadi ekologi adalah ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.. Dalam ekologi laut, dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu ekologi 1) Ekologi Laut Tropis, 2) Ekologi Laut Subtropis dan 3) Ekologi Laut Kutub. Masing-masing ekologi ini memiliki karakteristik yang khas sesuai dengan kondisi geografis daerah masing-masing. Berdasarkan tingkat produktivitasnya, ekologi laut tropis memiliki produktivitas paling tinggi hal ini dikarenakan sinar matahari yang menyinari secara terus-menerus sepanjang tahun (hanya terdapat musim kemarau dan musim penghujan). Kondisi ini merupakan kondisi optimal bagi produksi fitoplankton yang merupakan produsen primer dimana organisme ini memerlukan sinar matahari untuk proses fotosintesis. Sedangkan ekologi laut subtropis memiliki tingkat intensitas sinar matahari yang bervariasi menurut musim dimana wilayahnya terdiri dari empat musim (dingin, semi, panas, gugur). Setiap musim memilki tingkat produktivitas yang berbeda, pada saat musim semi tingkat produktivitasnya paling tinggi, sedangkan pada saat musim dingin tingkat produktivitasnya paling rendah. Kemudian ekologi laut kutub memilki tingkat produktivitas yang paling rendah dibandingkan ekologi laut lainnya. Masa produktivitas di ekologi laut kutub sangat pendek antara bulan Juli atau Agustus. Baru pada saat musim panas fitoplankton akan tumbuh.
rantai makanan dan struktur trofik komunitas berbeda pada tiap tiga jenis ekologi diatas (laut tropik, laut subtropik, laut kutub). Secara umum dari ketiga jenis ekologi diatas jaring-jaring makanan diatas terdiri dari algae, herbivora, penyaring predator dan predator tertinggi. Jumlah dan jenis masing-masing tingkat tropik pada tiap jenis ekologi berbeda dimana ekologi laut tropic memilki tingkatan tropik yang paling banyak, kemudian diikuti oleh ekologi laut subtropis dan yang paling sedikit adalah ekologi laut kutub.
EKOLOGI LAUT TROPIK
Ekologi laut tropik memiliki karakteristik yang khas dimana keanekaragamannya sangat tinggi. Ekologi laut tropik dapat kita temukan ekosistem-ekosistem yang khas seperti ekosistem mangrove, ekosistem lamun, ekosistem terumbu karang. Pada ekosistem-ekosistem ini dapat kita jumpai berbagai jenis makhluk hidup yang hidup pada ekosistem ini.
Habitat merupakan tempat hidup dan tempat tinggal organisme. Habitat dalam batas tertentu sesuai dengan persyaratan hidup makhluk hidup yang menghuninya dimana tiap habitat mempunyai cara-cara tertentu sehingga menharuskan setiap makhluk hidup yang tinggal didalamnya harus beradaptasi dengan lingkungannya. Adaptasi dibedakan menjadi tiga yaitu adaptasi fisiologis, adaptasi morfologis, dan adaptasi kultural. Sehingga dalam adapatasi organisme bisa saja terjadi evolusi.
NICHE
Konsep relung (niche) pertama kali dikembangkan oleh seorang ilmuwan inggris yaitu Charles elton (1927). Niche atau nicia atau ecological niche tidak hanya meliputi ruang atau tempat yang ditinggali organisme, tetapi juga peranannya dalam komunitas dan posisinya pada gradient lingkungan antara lain temperatur, kelembaban, pH tanah dan kondisi-kondisi lain. Konsep ini menerangkan bahwa organisme tidak hanya bergantung dimana organisme itu hidup, tetapi juga pada apa yang dillakukan organisme termasuk mengubah energi, bertingkah laku, bereaksi, mengubah lingkungan fisik maupun biologi dan bagaimana organisme dihambat oleh organisme lain. Pengetahuan tentang niche (relung) diperlukan untuk memahami berfungsinya suatu komunitas dan ekosistem dalam habitat utama. Perlu diketahui tentang kepadatan populasi, metabolisme secara kolektif, pengaruh faktor abiotik terhadap yang lainnya.

Proses kehidupan dan kegiatan makhluk hidup pada dasarnya akan dipengaruhi dan mempengaruhi faktor-faktor lingkungan. Faktor lingkungan sebagai faktor ekologi dapat dianalisis menurut bermacam-macam faktor. Satu atau lebih dari faktor-faktor yang mempengaruhi dapat dikatakan penting jika dapat mempengaruhi atau dibutuhkan, bila terdapat taraf minimum, maksimum atau optimum menurut batas-batas toleransinya. Faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh antara lain cahaya, suhu, atau nutrien dll. Pada dasarnya secara alami kehidupannya dibatasi oleh jumlah dan variabilitas.

Continue reading

ANALISIS ALIRAN ENERGI DAN RANTAI MAKANAN DI HUTAN MANGROVE

Kepustakaan :
Aufa Fadhli Pratomo.2010.ANALISIS ALIRAN ENERGI DAN RANTAI MAKANAN DI HUTAN MANGROVE:Studi Kasus Konversi Lahan Hutan Mangrove Menjadi Lahan Persawahan Padi Pantai Segara Anakan di Desa Pamotan Kabupaten Ciamis.https://aufafadhli.wordpress.com/2010/03/31/analisis-aliran-energi-dan-rantai-makanan-di-hutan-mangrove/

Budi Brilliantsyah.ANALISIS ALIRAN ENERGI DAN RANTAI MAKANAN DI HUTAN MANGROVE:Studi Kasus Konversi Lahan Hutan Mangrove Menjadi Lahan Persawahan Padi Pantai Segara Anakan di Desa Pamotan Kabupaten Ciamis.http://bily2.wordpress.com/2010/04/01/analisis-aliran-energi-dan-rantai-makanan-di-hutan-mangrove/

Studi Kasus Konversi Lahan Hutan Mangrove Menjadi Lahan Persawahan Padi Pantai Segara Anakan di Desa Pamotan Kabupaten Ciamis

Data keberadaan dan luas hutan mangrove di Kabupaten Ciamis sangat bervariasi namun dilaporkan sebagian besar berada di Desa Pamotan, dalam kawasan hutan negara yang dikelola oleh Perum Perhutani. Hutan mangrove di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis termasuk hutan produksi (HP) kelas hutan alam kayu lain tak baik untuk jati (HAKLTB), namun selama hampir 30 tahun belum dilakukan pengelolaan atau pengusahaan sebagaimana mestinya sebuah kawasan hutan sehingga terkesan sebagai lahan tidur. Konversi hutan mangrove tersebut oleh penduduk setempat menjadi lahan persawahan padi dan pemukiman dilakukan karena hasil tangkapan ikan nelayan Pamotan semakin menurun akibat pendangkalan dan penyempitan Segara Anakan, sehingga mereka beralih profesi menjadi petani padi. Masih 40% hutan mangrove di KPH Ciamis berupa rawa atau semak belukar, namun di dalamnya telah dipenuhi patok-patok klaim tengah menghadapi bencana kepunahannya. KPH Ciamis memberi perhatian atas hutan mangrovenya setelah sebagian dikonversi oleh masyarakat setempat menjadi persawahan dan pemukiman penduduk.

Laguna Segara Anakan merupakan suatu kawasan konservasi alam, memiliki fungsi ekonomi dan ekologis, yaitu tempat pemijahan dan pembesaran ikan dan udang, serta memiliki terumbu karang dan kawasan bakau yang indah. Namun, saat ini telah terjadi pendangkalan dan penyempitan yang sangat hebat. Luas Segara Anakan yang pada tahun 1984 masih 3.000 ha, pada tahun 2003 tinggal 500 ha. Penyebab pendangkalan dan penyempitan adalah lumpur dan sampah-sampah yang terbawa oleh aliran sungai yang bermuara ke Segara Anakan.

Akibat dari pendangkalan dan penyempitan tersebut hal ini tentu saja berdampak pada fungsi ekologisnya.  Berdasarkan fenomena yang terjadi,  penduduk setempat yang pada awalnya berprofesi sebagai nelayan beralih profesi menjadi petani padi karena hasil tangkapan ikan nelayan Pamotan kian hari kian menurun sehingga penduduk setempat melakukan konservasi hutan mangrove menjadi areal persawahan padi dan pemukiman penduduk

Continue reading

CARA MENCEGAH VIRUS BOOTABLE TANPA ANTIVIRUS

Salah satu fungsi antivirus adalah mencegah virus menginfeksi computer. Banyak kasus terjadi jika sistem computer sudah terinfeksi virus disebabkan kita membuka file yang bervirus. Virus-virus ini dapat masuk dan menyebar melalui media seperti flashdisk, cd/dvd-room, atau hard disk eksternal. Sebenarnya kita dapat menghindari menghindari virus-virus tersebut untuk menginfeksi file-file dengan cara selalu melakukan update antivirus atau cara cara tertentu untuk menanggulangi virus yang menginfeksi file-file bahkan hingga pada sistem komputer.
“Kemudahan berbanding terbalik dengan keamanan”, itulah salah satu hukum yang berlaku di dunia IT. Sadar atau tidak, kemudahan yang diusung sendiri itu telah memberikan peluang program jahat ntuk menyusup ke dalam sistem komputer. Salah satu kemudahan tersebut adalah Autorun yang digunakan untu menjalankan suatu file secara otomatis saat user mengakses ke suatu Drive. Salah satu kemampuan virus local tahun 2007 adalah menginfeksi komputer secara otomatis melalui flashdisk. Kreativitas pembuat virus terlihat karena mampu memanfaatkan fitur yang ada seperti Autorun pada hardware lain (CD/DVD ROM) dan mengimplementasikannya pada virus di flashdisk.
Continue reading

PERANAN MIKROORGANISME DALAM EKOLOGI LAUTAN DAN BIOTEKNOLOGI

MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN AKUATIK
Mikrobiologi akuatik
Mikrobiologi akuatik adalah telaah mengenai mikroorganisme serta kegiatannya di perairan tawar, muara, dan marin, termasuk mata air, danau, sungai, dan laut. Bidang itu menelaah virus, bakteri, algae, protozoa, dan cendawan mikroskopik yang menghuni perairan alamiah ini (Pelczar,1988).
Mikroorganisme ini beserta kegiatannya dalam banyak amatlah penting. Mereka dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan kehidupan hewan; mereka menempati posisi kunci di dalam rantai makanan dengan cara menyediakan makanan bagi kehidupan akuatik berikutnya yang bertaraf lebih tinggi. Mereka membantu berlangsungnya rantai reaksi biokimia yang mengatur daur ulang unsur-unsur, seperti yang terjadi di dalam tanah (Pelczar,1988).
Mikrobiologi menjadi makin penting dengan adanya urbanisasi yang disertai meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air, pentingnya perairan alamiah sebagai reservoir utama, penyelidikan lepas pantai untuk mendapatkan minyak dan mineral, didirikannya badan perlindungan keadaan lingkungan, serta perkembangan-perkembangan lainnya (Pelczar,1988).
Continue reading

REKOR SUHU TERHANGAT SEPANJANG SEJARAH

Akhir-akhir ini kita disibukkan dengan issue pemanasan global dimana suhu di bumi semakin meningkat akibat aktivitas karbon yang semakin bertambah. Tetapi apakah peningkatan aktivitas karbon merupakan faktor satu-satunya yang menyebabkan pemanasan global??. Peristiwa alam juga sedang hangat dibicarakan adalah El Nino. Peristiwa ini tak kalah pentingnya untuk dikaji karena peristiwa ini berdampak global dimana suhu muka laut menjadi naik melebihi kondisi normal. Setidaknya Indonesia sendiri pernah mengalami dampak kerugian yang sangat besar pada tahun1997/1998. Tentunya hal ini menjadi perhatian mengingat peristiwa yang terjadi secara alami yang tidak mungkin dapat kita cegah. Setidaknya kita mampu untuk menanggulangi dan mengatasi dampak dari El Nino ini.

Pada tanggal 19 agustus, Koran Tempo memberitakan bahwa suhu rata-rata muka laut pada bulan juli lalu merupakan rekor suhu terhangat sepanjang abad ke-20 yang bahkan peristiwa ini melebihi yang terjadi pada tahun 1998. Besaran suhu Juli tahun ini juga memastikan bahwa fenomena El Nino sedang terbentuk di Samudra Pasifik. Beberapa ilmuwan mengira semakin melambungnya suhu muka laut dari tahun ke tahun bakal merujuk kepada perubahan yang lebih luas, yakni perubahan iklim global. Kalangan konservasionis lingkungan cemas terhadap makna-makna dan sambungan cerita perkiraan itu.

Beberapa ahli klimatologi mengatakan bahwa semakin merahnya citra lautan menunjuk bagian dari pola tradisional El Nino. Datang kira-kira setiap tiga sampai delapan tahun, El Nino merupakan fenomena menghangatnya perairan di Samudra Pasifik sebelah timur yang bisa mengacaukan pola cuaca normal.

Continue reading

EL NINO DAN PENGARUHNYA TERHADAP KONDISI TERUMBU KARANG (Coral Bleaching)

Kondisi oseanografi Indonesia sangat dinamis, hal ini disebabkan oleh arus laut Indonesia yang juga sangat dinamis. Menurut hasil pantauan satelit, yang diverifikasi lewat pengukuran oseanografi di laut, ternyata memperlihatkan pola arus laut yang bergerak dari Samudra Pasifik menuju Samudera Hindia melewati selat-selat di perairan nusantara kita ini. Pergerakan arus lintas Indonesia, yang dikenal sebagai Arlindo, mempengaruhi perubahan iklim global, memicu kehadiran variabilitas iklim ekstrem, seperti El Nino, serta berdampak pada kondisi ekologi terumbu karang.
El-Nino akan terjadi apabila perairan yang lebih panas di Pasifik tengah dan timur meningkatkan suhu dan kelembaban pada atmosfer yang berada di atasnya. Kejadian ini mendorong terjadinya pembentukan awan yang akan meningkatkan curah hujan di sekitar kawasan tersebut. Bagian barat Samudra Pasifik tekanan udara meningkat sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan awan di atas lautan bagian timur Indonesia, sehingga di Indonesia mengalami musim kemarau panjang yang menimbulkan musibah kekeringan yang berdampak luas. Dampak El Nino terhadap kehidupan di laut nusantara belum banyak dikaji. Tetapi, terdapat beberapa kenyataan yang menunjukkan bahwa terjadinya El Nino dikaitkan dengan peristiwa pemutihan karang (coral bleaching). Pemutihan karang ini juga terjadi akibat adanya akumulasi dari seluruh rangkaian proses yang di akibatkan oleh pemanasan global di dunia. Kajian mengenai El Nino perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi dampak negatif yang dapat ditimbulkannya.

Pengaruh Iklim Global Terhadap Kondisi Oseanografi Indonesia
Continue reading