REKOR SUHU TERHANGAT SEPANJANG SEJARAH

Akhir-akhir ini kita disibukkan dengan issue pemanasan global dimana suhu di bumi semakin meningkat akibat aktivitas karbon yang semakin bertambah. Tetapi apakah peningkatan aktivitas karbon merupakan faktor satu-satunya yang menyebabkan pemanasan global??. Peristiwa alam juga sedang hangat dibicarakan adalah El Nino. Peristiwa ini tak kalah pentingnya untuk dikaji karena peristiwa ini berdampak global dimana suhu muka laut menjadi naik melebihi kondisi normal. Setidaknya Indonesia sendiri pernah mengalami dampak kerugian yang sangat besar pada tahun1997/1998. Tentunya hal ini menjadi perhatian mengingat peristiwa yang terjadi secara alami yang tidak mungkin dapat kita cegah. Setidaknya kita mampu untuk menanggulangi dan mengatasi dampak dari El Nino ini.

Pada tanggal 19 agustus, Koran Tempo memberitakan bahwa suhu rata-rata muka laut pada bulan juli lalu merupakan rekor suhu terhangat sepanjang abad ke-20 yang bahkan peristiwa ini melebihi yang terjadi pada tahun 1998. Besaran suhu Juli tahun ini juga memastikan bahwa fenomena El Nino sedang terbentuk di Samudra Pasifik. Beberapa ilmuwan mengira semakin melambungnya suhu muka laut dari tahun ke tahun bakal merujuk kepada perubahan yang lebih luas, yakni perubahan iklim global. Kalangan konservasionis lingkungan cemas terhadap makna-makna dan sambungan cerita perkiraan itu.

Beberapa ahli klimatologi mengatakan bahwa semakin merahnya citra lautan menunjuk bagian dari pola tradisional El Nino. Datang kira-kira setiap tiga sampai delapan tahun, El Nino merupakan fenomena menghangatnya perairan di Samudra Pasifik sebelah timur yang bisa mengacaukan pola cuaca normal.

Continue reading

EL NINO DAN PENGARUHNYA TERHADAP KONDISI TERUMBU KARANG (Coral Bleaching)

Kondisi oseanografi Indonesia sangat dinamis, hal ini disebabkan oleh arus laut Indonesia yang juga sangat dinamis. Menurut hasil pantauan satelit, yang diverifikasi lewat pengukuran oseanografi di laut, ternyata memperlihatkan pola arus laut yang bergerak dari Samudra Pasifik menuju Samudera Hindia melewati selat-selat di perairan nusantara kita ini. Pergerakan arus lintas Indonesia, yang dikenal sebagai Arlindo, mempengaruhi perubahan iklim global, memicu kehadiran variabilitas iklim ekstrem, seperti El Nino, serta berdampak pada kondisi ekologi terumbu karang.
El-Nino akan terjadi apabila perairan yang lebih panas di Pasifik tengah dan timur meningkatkan suhu dan kelembaban pada atmosfer yang berada di atasnya. Kejadian ini mendorong terjadinya pembentukan awan yang akan meningkatkan curah hujan di sekitar kawasan tersebut. Bagian barat Samudra Pasifik tekanan udara meningkat sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan awan di atas lautan bagian timur Indonesia, sehingga di Indonesia mengalami musim kemarau panjang yang menimbulkan musibah kekeringan yang berdampak luas. Dampak El Nino terhadap kehidupan di laut nusantara belum banyak dikaji. Tetapi, terdapat beberapa kenyataan yang menunjukkan bahwa terjadinya El Nino dikaitkan dengan peristiwa pemutihan karang (coral bleaching). Pemutihan karang ini juga terjadi akibat adanya akumulasi dari seluruh rangkaian proses yang di akibatkan oleh pemanasan global di dunia. Kajian mengenai El Nino perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi dampak negatif yang dapat ditimbulkannya.

Pengaruh Iklim Global Terhadap Kondisi Oseanografi Indonesia
Continue reading